Jumat, 16 Juni 2017

Demokrat Nilai Sikap Pemerintah Hambat Demokrasi

Demokrat Nilai Sikap Pemerintah Hambat Demokrasi



Demokrat Nilai Sikap Pemerintah Hambat Demokrasi

JAKARTA - Sikap pemerintah yang bersikukuh menginginkan ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) 20% dinilai dapat dianggap sebagai upaya menghambat demokrasi, bahkan mengebiri demokrasi yang telah tumbuh kembang.

Hal itu dikatakan Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat Imelda Sari. Karena kondisi demikian, Partai Demokrat menilai sikap pemerintah itu aneh. ‎

"Sikap pemerintah yang bersikukuh dalam RUU Pemilu untuk presidential treshold mencapai 20% dengan dasar pemilu legislatif 2014, dapat dianggap sebagai upaya menghambat demokrasi bahkan mengebiri demokrasi yang telah tumbuh kembang," kata Imelda Sari ‎dalam keterangan tertulisnya, Jumat (16/6/2017).


(Yusril: Presidential Threshold Akan Lahirkan Presiden Inkonstitusional)


Menurut Imelda, pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pemilu‎ yang telah dilakukan fraksi-fraksi di parlemen, seharusnya dihormati sebagai jalan demokrasi.

Dia menjelaskan, ‎sejumlah fraksi yang tergabung dalam Panitia Khusus (Pansus) RUU Pemilu telah menyampaikan argumentasinya terkait presidential treshold. "Sikap Partai Demokrat yang menghendaki presidential treshold 0% juga ada dasar argumentasinya," ungkapnya.‎

Maka itu menurut dia, tentu setiap partai politik mempunyai argumentasi masing masing, namun demokrasi tidak meniadakan musyawarah. "Itulah yang saat ini tengah berlangsung di parlemen. Seperti halnya sila ke empat dalam Pancasila, musyawarah untuk mufakat," tandasnya.  

https://nasional.sindonews.com/read/1214158/12/demokrat-nilai-sikap-pemerintah-hambat-demokrasi-1497595792


EmoticonEmoticon